ROTI CANAI/MARYAM/PRATA

Sudah lama banget pengen bikin sendiri si roti canai ini. Rasanya sih asin gurih hambar *piye to terjemahannya*, tapi ga tau kenapa aku doyan banget. Cari cari di inet tapi lupa yang mana *hadeeh kebiasaan buruk* cuma emang sudah banyak banget sliweran di web tentang roti canai ini. Akhirnya waktu senggang coba bikin *nunggu si baby ga rewel & ngalem*. Belajar nulis step by step pakai pic hehehehe meskipun masih amatiran >> harap maklum

Bahan bahannya simpel banget:
500 gr  Tepung terigu protein sedang
2 btr     Telur utuh
2 btr     Kuning telur
1 sdt    Garam
150 ml Air hangat
50-75 gr Margarin, cairkan

Cara :

1.  Masukkan tepung terigu ke dalam mangkok besar, lubangi bagian tengahnya
2. Kocok lepas telur + garam, masukkan ke dalam lubang tepung terigu, aduk sampai meringkil

Roti Canai 1

3. Masukkan sedikit demi sedikit air hangat sambil uleni dengan tangan sampai kalis
4. Bentuk adonan menjadi bola  besar yang halus, diamkan selama 8 jam, tutup dengan plastik >> saya bikinnya malem, jadi buka adonannya esok paginya.

Roti Canai 2

5. Setelah 8 jam, bagi adonan menjadi 10 bagian
6. Pipihkan adonan, bisa menggunakan rolling pin atau cukup tekan tekan dengan telapak tangan >> saya pake tangan ajah, oles dengan margarin cair
7. Linting adonan menjadi bentuk memanjang, gulung ujung kanan ke arah atas, ujung kiri ke arah bawah, tumpuk

Roti Canai 3       Roti Canai 4

Roti Canai 5

8. Diamkan 10 menit
9. Siapkan wajan anti lengket, oles mentega/margarin
10. pipihkan adonan yang sdh didiamkan selama 10 menit, goreng diatas wajan

Roti canai 6

Taraaaa ini dia jadinya …10 bh roti canai siap santap

Roti Canai

Menurut orang orang roti ini enak dimakan pakai kare *iya sih* tapi kalau aku cukup meses taburi keju plus susu kental manis … yumm berasa hidup di timur tengah *preettt*

Suamiku bilang enak, padahal makannya ga pake apa apa, polosan ajah & sambil minum kopi *ughh nikmatnyaaa. Karena lihat ayah bundanya makan roti ini, kebiasaan deh, si Tita ngikut minta maem daaann ternyata dia juga suka, sampai minta minta terus. Haduuhh senengnya si emak, perjuangan selama berjam jam bikin roti ini terbayar. Tapi kayaknya next time beli aja deh, soalnya sudah bikinnya lama jadinya cuma 10 😀

Cuma suamiku bilang, prefer bikin sendiri aja, lebih sehat & terjamin, daaan hasil jadinya jauh lebih enak karena dimasak dengan penuh cinta *ciiieeeee. Tapi bener juga sih si ayah, membuatnya dengan harapan & doa lhoo, harapannya semoga semua suka & doanya semoga bisa jadi hehehehe.

Terbayar sudah keinginan bikin sendiri si Maryam 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s